Penyelamat Nyawa di Laut: Mengapa EPIRB, SART dan Acoustic Beacon Menjadi Perangkat Wajib untuk Keselamatan Maritim

Penyelamat Nyawa di Laut: Mengapa EPIRB, SART dan Acoustic Beacon Menjadi Perangkat Wajib untuk Keselamatan Maritim

18 August, 2026
Lifelines at Sea: Why EPIRBs, SARTs and Acoustic Beacons are Non-Negotiable for Maritime Safety

Luasnya lautan dunia tidak memberikan ruang untuk kesalahan. Ketika keadaan darurat terjadi di tengah laut, jaringan komunikasi konvensional sering kali tidak lagi dapat diandalkan, sehingga awak kapal berada dalam kondisi yang terisolasi di lingkungan yang penuh risiko. Dalam situasi seperti ini, perangkat keselamatan yang semula dianggap hanya sebagai persyaratan regulasi berubah menjadi penyelamat nyawa yang sesungguhnya.

Di antara perangkat terpenting dalam Global Maritime Distress and Safety System (GMDSS) adalah Emergency Position Indicating Radio Beacon (EPIRB), Search and Rescue Transponder (SART), dan Acoustic Beacon bawah air. Ketiga perangkat ini bekerja secara saling melengkapi untuk memastikan sinyal darurat kapal dapat dideteksi, dilacak, dan ditindaklanjuti dengan cepat, baik di permukaan maupun di bawah laut.

EPIRB: Peringatan Darurat Global sebagai Garis Pertahanan Pertama

EPIRB merupakan garis pertahanan pertama ketika sebuah kapal menghadapi keadaan darurat serius atau berisiko tenggelam. Perangkat ini dirancang untuk mengapung dan aktif secara otomatis apabila kapal tenggelam, namun juga dapat diaktifkan secara manual oleh awak kapal saat diperlukan.

Setelah aktif, EPIRB memancarkan sinyal darurat digital pada frekuensi internasional 406 MHz melalui jaringan satelit Cospas-Sarsat. Sebagai salah satu pemimpin industri keselamatan maritim, Jotron mengembangkan EPIRB dengan tingkat keandalan tinggi serta menjadi pelopor dalam teknologi AIS-EPIRB (Automatic Identification System Emergency Position Indicating Radio Beacon).

Selain mengirimkan identitas unik kapal dan koordinat GPS secara akurat ke Maritime Rescue Coordination Centre (MRCC) di seluruh dunia dalam hitungan menit, AIS-EPIRB juga memancarkan sinyal AIS yang dapat diterima oleh kapal maupun pesawat penyelamat yang dilengkapi sistem AIS di sekitar lokasi kejadian. Kemampuan ini memberikan informasi posisi secara lebih cepat dan akurat kepada unit penyelamat terdekat.

Kombinasi antara jaringan satelit Cospas-Sarsat dan transmisi AIS memungkinkan proses pencarian dan penyelamatan berlangsung lebih efisien. Pusat koordinasi penyelamatan dapat segera mengerahkan sumber daya yang tepat, sementara kapal atau pesawat penyelamat yang berada di sekitar lokasi dapat langsung mengidentifikasi posisi korban melalui sistem AIS, sehingga waktu respons dapat dipersingkat secara signifikan.

SART: Membantu Tim SAR Menemukan Korban pada Tahap Akhir Penyelamatan

Apabila EPIRB memulai proses penyelamatan jarak jauh, Search and Rescue Transponder (SART) berperan penting dalam tahap akhir operasi pencarian dan penyelamatan.

Setelah awak kapal berpindah ke liferaft atau sekoci, tim SAR harus menemukan posisi korban di tengah gelombang tinggi, cuaca buruk, maupun jarak pandang yang terbatas. Ketika menerima pancaran radar X-band (9 GHz) dari kapal atau pesawat penyelamat, Jotron SART akan secara otomatis mengirimkan serangkaian sinyal balasan yang ditampilkan pada layar radar sebagai deretan 12 titik yang mengarah langsung ke lokasi life raft.

Fitur ini membantu tim penyelamat menentukan posisi korban dengan cepat dan akurat pada fase paling krusial dalam operasi penyelamatan.

Acoustic Beacon: Solusi Pelacakan di Bawah Permukaan Laut

Dalam beberapa kecelakaan maritim, kapal dapat tenggelam dengan cepat sehingga sinyal radio dan radar di permukaan tidak lagi dapat digunakan. Pada kondisi inilah Acoustic Beacon menjadi perangkat yang sangat penting.

Novega, sebagai salah satu produsen spesialis perangkat keselamatan bawah laut, menghadirkan Acoustic Beacon yang dipasang pada Voyage Data Recorder (VDR) maupun aset maritim lainnya. Ketika terendam air, perangkat ini akan aktif secara otomatis dan memancarkan sinyal akustik berfrekuensi tinggi secara terus-menerus hingga 90 hari.

Sinyal tersebut dapat dideteksi menggunakan sistem sonar bawah laut sehingga memudahkan proses pencarian dan pemulihan Voyage Data Recorder (VDR) maupun aset kapal dari kedalaman laut.

Satu Ekosistem Keselamatan yang Saling Melengkapi

Keselamatan di laut bergantung pada sistem yang memiliki beberapa lapis perlindungan dan saling mendukung. Mulai dari pengiriman peringatan darurat melalui satelit oleh Jotron EPIRB, panduan pencarian jarak dekat menggunakan Jotron SART, hingga pelacakan bawah laut melalui Novega Acoustic Beacon, seluruh perangkat ini membentuk ekosistem keselamatan maritim yang komprehensif.

Bagi pemilik kapal, operator, maupun awak kapal, memastikan seluruh perangkat keselamatan selalu dalam kondisi optimal, terawat dengan baik, dan memenuhi standar internasional bukan hanya merupakan kewajiban regulasi, tetapi juga investasi penting untuk melindungi jiwa, aset, serta meningkatkan keberhasilan operasi pencarian dan penyelamatan ketika keadaan darurat terjadi.

__________________________________________________________

Jelajahi Koleksi EPIRB, SART dan Acoustic Beacon di BuyNav

Temukan berbagai perangkat keselamatan maritim berkualitas dari merek terpercaya seperti Jotron dan Novega untuk memenuhi kebutuhan operasional kapal Anda.